Jakarta - Saat liburan ke pulau-pulau, jalur laut mau tak mau
dilewati. Bagi yang tidak terbiasa, bisa saja terkena mabuk laut.
Berikut 5 cara mencegahnya!
Tidak hanya meminum obat anti mabuk
perjalanan, masih ada cara-cara lain untuk melawan mabuk laut. Disusun
dari Smarter Travel, Kamis (23/5/2013), inilah 5 cara menghindari mabuk
laut:
1. Nyamankan diri
Terlalu lama
terkena matahari langsung, tidak mendapat asupan oksigen yang cukup bisa
membuat Anda lebih mudah mabuk laut. Maka dari itu, hindari kontak
dengan matahari langsung saat di perahu, dan jangan sampai terlalu
gerah.
Juga, jangan berada di tempat yang terlalu sempit dan
tertutup. Lebih baik mencari tempat berangin cukup, terbuka, namun tidak
langsung terkena sinar mentari.
2. Menatap langit
Saat
mual karena terlalu lama melihat laut yang bergelombang, jangan
menyerah dan muntah. Ganti pandangan Anda. Alih-alih melihat laut, lihat
saja langit nan biru. Pemandangan yang tenang dan tak bergerak membantu
Anda merasa lebih seimbang.
3. Pilih posisi di perahu
Ada
yang bilang, duduk di belakang perahu bisa membuat Anda tidak terlalu
merasa mual. Karena di sana lebih sedikit getarannya dibanding di bagian
lain di perahu. Namun berdasar informasi dari situs Cruise Critic,
tempat paling baik di perahu adalah di tengah. Karena di sanalah titik
paling seimbang di perahu.
4. Konsumsi makanan yang tepat
Saat
mual, makanan atau minuman yang paling pas untuk mengurangi rasa mual
adalah yang menyegarkan seperti jahe atau mint. Anda bisa mengkonsumsi
permen yang mengandung jahe atau mint. Usahakan jangan yang terlalu
manis sehingga rasa aslinya masih terasa kuat.
5. Hindari bau yang terlalu menyengat
Jika
kebetulan Anda berada di sebelah orang yang bau parfumnya terlalu
menyengat, segera pindah jika tak ingin mudah mual. Karena mabuk laut
tidak hanya karena pemandangan dan perahu yang selalu bergoyang, tapi
juga didukung oleh gangguan lain. Jadi, duduklah di tempat yang aman
dari bau menyengat.
sumber: detik.com
Kamis, 13 Juni 2013
5 Hal yang Harus Anda Diketahui Sebelum Booking Hotel
Jakarta - Takut kehabisan kamar, sering jadi alasan traveler
memesan kamar hotel sebelum pergi traveling. Tapi tahukah Anda, ada
banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memesan kamar hotel.
Untuk itu ikuti tips berikut.
Dilongok dari Traveler Tips, Senin (27/5/2013) inilah 5 hal yang harus Anda perhatikan sebelum booking kamar hotel:
1. Cari tahu hotel apa saja yang ada di destinasi tujuan
Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum booking kamar hotel adalah mengetahui hotel apa saja yang ada di destinasi tujuan. Pilih yang kira-kira dekat dengan objek wisata agar Anda bisa dengan cepat sampai di destinasi tujuan.
2. Bandingkan harga
Setelah mengetahui hotel-hotel yang ada di destinasi tujuan, mulailah untuk membandingkan harga. Anda bisa mencari tahu harga masing-masing hotel dengan menelepon atau mengecek di situs hotel. Bukankah menyenangkan bisa mendapatkan hotel dengan fasilitas bagus dengan harga murah?
3. Check review hotel
Setiap hotel tentu mengaku bersih dan nyaman, tapi tidak selamanya apa yang ditulis benar. Agar tidak merasa salah pilih dan terjebak promosi, Anda bisa melihat ulasan hotel tersebut melalui situs-situs booking.
Dalam situs tersebut, Anda tak hanya bisa mendapat informasi mengenai fasilitas dan harga hotel, tapi juga review. Ulasan atau review ini ditulis oleh traveler yang pernah menginap di sana. Jadikan ini sebagai pertimbangan Anda memilih hotel.
4. Pintar memilih hotel
Beberapa hotel terkenal yang mengaku bujet, terkadang tetap memberikan harga yang tingii. Untuk itu, baiknya Anda lebih pintar dalam memilih hotel. Hotel yang tidak memiliki nama besar, biasanya akan memberikan harga yang jauh lebih murah.
5. Telepon hotel
Jika Anda berencana untuk booking hotel, sebaiknya langsung lewat telepon. Biasanya, hotel ini akan memberikan harga lebih murah ketimbang harga yang ada di situs booking online.
sumber: detik.com
Dilongok dari Traveler Tips, Senin (27/5/2013) inilah 5 hal yang harus Anda perhatikan sebelum booking kamar hotel:
1. Cari tahu hotel apa saja yang ada di destinasi tujuan
Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum booking kamar hotel adalah mengetahui hotel apa saja yang ada di destinasi tujuan. Pilih yang kira-kira dekat dengan objek wisata agar Anda bisa dengan cepat sampai di destinasi tujuan.
2. Bandingkan harga
Setelah mengetahui hotel-hotel yang ada di destinasi tujuan, mulailah untuk membandingkan harga. Anda bisa mencari tahu harga masing-masing hotel dengan menelepon atau mengecek di situs hotel. Bukankah menyenangkan bisa mendapatkan hotel dengan fasilitas bagus dengan harga murah?
3. Check review hotel
Setiap hotel tentu mengaku bersih dan nyaman, tapi tidak selamanya apa yang ditulis benar. Agar tidak merasa salah pilih dan terjebak promosi, Anda bisa melihat ulasan hotel tersebut melalui situs-situs booking.
Dalam situs tersebut, Anda tak hanya bisa mendapat informasi mengenai fasilitas dan harga hotel, tapi juga review. Ulasan atau review ini ditulis oleh traveler yang pernah menginap di sana. Jadikan ini sebagai pertimbangan Anda memilih hotel.
4. Pintar memilih hotel
Beberapa hotel terkenal yang mengaku bujet, terkadang tetap memberikan harga yang tingii. Untuk itu, baiknya Anda lebih pintar dalam memilih hotel. Hotel yang tidak memiliki nama besar, biasanya akan memberikan harga yang jauh lebih murah.
5. Telepon hotel
Jika Anda berencana untuk booking hotel, sebaiknya langsung lewat telepon. Biasanya, hotel ini akan memberikan harga lebih murah ketimbang harga yang ada di situs booking online.
sumber: detik.com
Tetap Mesra dengan Pasangan Traveling, Ini 4 Rahasianya!
Jakarta - Kegiatan traveling memang sangat menyenangkan, apalagi
bila dilakukan bersama pasangan atau kekasih. Namun terkadang terjadi
perselisihan saat traveling. Siasatilah dengan 4 rahasia ini.
Dikutip dari Huffington Post, Rabu (29/05/2013), berikut 4 rahasia yang supaya Anda selalu mesra dengan pasangan traveling Anda:
1. Meluangkan waktu untuk "Me Time"
Akan ada waktunya Anda dan pasangan traveling mengalami sebuah kebosanan antar keduanya. Maka dari itu, sebaiknya Anda atau pasangan Anda sedikit meluangkan waktu untuk menyendiri. Berikan ruang kepada yang lainnya untuk melakukan perjalanan atau bepergian sendirian saja tanpa teman.
Atau ada cara yang lain yang mungkin bisa dilakukan, misalnya mendengarkan musik melalui earphone, atau memanfaatkan internet gratis di kafe hingga bisa mengabaikan satu dengan yang lainnya. Mungkin itu terdengar anti sosial, tapi cara ini ampuh untuk menghargai teman traveling Anda nanti.
2. Bertukar peran agar saling pengertian
Setiap orang yang melakukan traveling pasti memiliki peranan sendiri apalagi bila Anda melakukannya bersama orang lain. Biasanya, ada satu orang yang memiliki tugas di bagian perencanaan, memilih tujuan dan lokasi yang akan dikunjungi. Sementara yang lain hanya mengikuti sepanjang perjalanan itu. Setelah beberapa minggu, Anda mungkin berdua mulai merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena adanya ketimpangan tugas.
Bila seperti itu, ada baiknya coba mengganti peranan Anda dengan teman traveling Anda. Sesekali Anda mencoba untuk melakukan perencanaan traveling berikutnya, dan teman Anda hanya mengikuti saja. Perubahan kecil ini bisa meringankan teman Anda, dan menumbuhkan rasa saling pengertian.
3. Lupakan saja!
Perjalanan kadang-kadang sering menimbulkan adu argumen kecil. Argumen kecil akan cenderung terjadi lebih sering karena Anda berdua akan lelah, lapar, mudah marah, dan seringnya terjadi pada saat yang sama. Tapi itu semua ada solusinya.
Lupakanlah hal itu! Ambil napas dalam-dalam, hitung sampai sepuluh, dan tetaplah tenang. Jangan menjadi orang yang suka memperbesar-besarkan masalah.
4. Sebuah kebaikan kecil dikenang sepanjang jalan
Anda memang tidak dapat menghindari argumen-argumen yang sering timbul dalam perjalanan. Begitupun dengan pasangan Anda. Tapi ada baiknya, Anda meluangkan sedikit waktu dan energi untuk menunjukkan kepada mereka beberapa kebaikan atau kasih sayang.
Perbuatan-perbuatan kecil seperti memberikan pujian, pelukan hangat, dan ciuman bisa jadi meredakan perselisihan dalam berbagai hal. Hal ini juga dapat mengingatkan kalian, alasan kenapa kalian melakukan perjalanan bersama.
Semoga dengan sedikit rahasia ini, Anda dapat semakin langgeng dengan pasangan traveling Anda. Selamat jalan-jalan!
sumber: detik.com
Dikutip dari Huffington Post, Rabu (29/05/2013), berikut 4 rahasia yang supaya Anda selalu mesra dengan pasangan traveling Anda:
1. Meluangkan waktu untuk "Me Time"
Akan ada waktunya Anda dan pasangan traveling mengalami sebuah kebosanan antar keduanya. Maka dari itu, sebaiknya Anda atau pasangan Anda sedikit meluangkan waktu untuk menyendiri. Berikan ruang kepada yang lainnya untuk melakukan perjalanan atau bepergian sendirian saja tanpa teman.
Atau ada cara yang lain yang mungkin bisa dilakukan, misalnya mendengarkan musik melalui earphone, atau memanfaatkan internet gratis di kafe hingga bisa mengabaikan satu dengan yang lainnya. Mungkin itu terdengar anti sosial, tapi cara ini ampuh untuk menghargai teman traveling Anda nanti.
2. Bertukar peran agar saling pengertian
Setiap orang yang melakukan traveling pasti memiliki peranan sendiri apalagi bila Anda melakukannya bersama orang lain. Biasanya, ada satu orang yang memiliki tugas di bagian perencanaan, memilih tujuan dan lokasi yang akan dikunjungi. Sementara yang lain hanya mengikuti sepanjang perjalanan itu. Setelah beberapa minggu, Anda mungkin berdua mulai merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena adanya ketimpangan tugas.
Bila seperti itu, ada baiknya coba mengganti peranan Anda dengan teman traveling Anda. Sesekali Anda mencoba untuk melakukan perencanaan traveling berikutnya, dan teman Anda hanya mengikuti saja. Perubahan kecil ini bisa meringankan teman Anda, dan menumbuhkan rasa saling pengertian.
3. Lupakan saja!
Perjalanan kadang-kadang sering menimbulkan adu argumen kecil. Argumen kecil akan cenderung terjadi lebih sering karena Anda berdua akan lelah, lapar, mudah marah, dan seringnya terjadi pada saat yang sama. Tapi itu semua ada solusinya.
Lupakanlah hal itu! Ambil napas dalam-dalam, hitung sampai sepuluh, dan tetaplah tenang. Jangan menjadi orang yang suka memperbesar-besarkan masalah.
4. Sebuah kebaikan kecil dikenang sepanjang jalan
Anda memang tidak dapat menghindari argumen-argumen yang sering timbul dalam perjalanan. Begitupun dengan pasangan Anda. Tapi ada baiknya, Anda meluangkan sedikit waktu dan energi untuk menunjukkan kepada mereka beberapa kebaikan atau kasih sayang.
Perbuatan-perbuatan kecil seperti memberikan pujian, pelukan hangat, dan ciuman bisa jadi meredakan perselisihan dalam berbagai hal. Hal ini juga dapat mengingatkan kalian, alasan kenapa kalian melakukan perjalanan bersama.
Semoga dengan sedikit rahasia ini, Anda dapat semakin langgeng dengan pasangan traveling Anda. Selamat jalan-jalan!
sumber: detik.com
Perhatikan 7 Aturan Ini Sebelum Berwisata ke Vihara Buddha
Jakarta - Bagi traveler pecinta budaya, vihara adalah salah satu
destinasi wisata yang menarik dikunjungi. Namun, sebelum datang ke
tempat itu, ada 7 hal penting yang harus Anda perhatikan.
Sebagai tempat ibadah, vihara ternyata tak hanya dikunjungi umat Buddha. Selain itu, tempat ini juga menarik bagi orang lain, khususnya traveler karena budaya yang tersimpan di sana.
Tapi, tahukah Anda kalau ada aturan-aturan yang penting diperhatikan sebelum datang ke vihara? Dikumpulkan detikTravel, Selasa (28/5/2013) inilah 7 hal yang penting diperhatikan sebelum datang ke vihara:
1. Lepas sepatu dan topi
Vihara adalah tempat umat Buddha beribadah. Untuk itu Anda wajib menjaga kebersihan, khususnya di lokasi sembahyang. Begitu memasuki daerah sembahyang, segera lepas sepatu Anda tanpa diminta.
Selain itu, jangan lupa untuk membuka topi. Lagi-lagi ini untuk menunjukkan kehormatan Anda kepada umat Buddha. Orang yang masuk ke tempat ibadah dengan menggunakan topi memiliki kesan sombong. Anda tentu tak ingin dicap sombong karena tidak melepas topi, bukan?
2. Kenakan pakaian sopan
Begitu memilih untuk datang ke tempat ibadah, berarti Anda harus siap mengenakan pakaian sopan. Pakaian yang sekiranya memperlihatkan pundak dan pahan sebaiknya jangan dikenakan. Ini sebagai wujud penghormatan Anda kepada tempat ibadah.
3. Matikan ponsel
Agar tidak mengganggu ibadah umat di dalam vihara, sebaiknya matikan ponsel. Bayangkan betapa sebalnya umat yang sedang khusyuk ibadah, namun tiba-tiba konsentrasinya hilang karena bunyi ponsel.
4. Jangan sentuh patung Buddha
Ini dia hal penting lain yang harus diperhatikan, jangan sekali-kali menyentuh patung Buddha apalagi tanpa izin. Jika penasaran dan ingin menyentuh patung Buddha, Anda harus meminta izin terlebih dahulu ke pengurus vihara atau biksu yang ada.
5. Bertanya sebelum mengambil foto
Sebagai kenang-kenangan, pasti banyak traveler yang ingin memotret vihara. Entah bagian luar, bagian dalam, atau pun umat yang sedang ibadah selalu menarik untuk dipotret.
Namun, sebelum mengarahkan lensa kamera ke objek, tanya dulu apakah boleh berfoto. Lagi-lagi ini sebagai wujud penghormatan kita kepada rumah ibadah dan umat yang sedang sembahyang.
6. Jangan makan di dalam vihara
Untuk menjaga kebersihan, jangan makan selama berada di vihara. Makanlah sebelum atau setelah selesai berkunjung ke vihara. Jangan sampai kedatangan Anda malah membuat vihara menjadi kotor.
7. Tanya aturan sebelum berfoto dengan patung Buddha
Patung Buddha yang indah membuat banyak wisatawan ingin berfoto dengannya. Eits, jangan langsung berfoto, tapi tanya dulu apakah ada larangan dan aturan tertentu.
Beberapa vihara biasanya memperbolehkan selama berpose dengan sopan. Tapi di Sri Lanka, aturan memfoto patung Buddha di vihara sangat ketat. Wisatawan tidak boleh berfoto memunggungi Buddha karena dianggap tidak sopan.
sumber: detik.com
Sebagai tempat ibadah, vihara ternyata tak hanya dikunjungi umat Buddha. Selain itu, tempat ini juga menarik bagi orang lain, khususnya traveler karena budaya yang tersimpan di sana.
Tapi, tahukah Anda kalau ada aturan-aturan yang penting diperhatikan sebelum datang ke vihara? Dikumpulkan detikTravel, Selasa (28/5/2013) inilah 7 hal yang penting diperhatikan sebelum datang ke vihara:
1. Lepas sepatu dan topi
Vihara adalah tempat umat Buddha beribadah. Untuk itu Anda wajib menjaga kebersihan, khususnya di lokasi sembahyang. Begitu memasuki daerah sembahyang, segera lepas sepatu Anda tanpa diminta.
Selain itu, jangan lupa untuk membuka topi. Lagi-lagi ini untuk menunjukkan kehormatan Anda kepada umat Buddha. Orang yang masuk ke tempat ibadah dengan menggunakan topi memiliki kesan sombong. Anda tentu tak ingin dicap sombong karena tidak melepas topi, bukan?
2. Kenakan pakaian sopan
Begitu memilih untuk datang ke tempat ibadah, berarti Anda harus siap mengenakan pakaian sopan. Pakaian yang sekiranya memperlihatkan pundak dan pahan sebaiknya jangan dikenakan. Ini sebagai wujud penghormatan Anda kepada tempat ibadah.
3. Matikan ponsel
Agar tidak mengganggu ibadah umat di dalam vihara, sebaiknya matikan ponsel. Bayangkan betapa sebalnya umat yang sedang khusyuk ibadah, namun tiba-tiba konsentrasinya hilang karena bunyi ponsel.
4. Jangan sentuh patung Buddha
Ini dia hal penting lain yang harus diperhatikan, jangan sekali-kali menyentuh patung Buddha apalagi tanpa izin. Jika penasaran dan ingin menyentuh patung Buddha, Anda harus meminta izin terlebih dahulu ke pengurus vihara atau biksu yang ada.
5. Bertanya sebelum mengambil foto
Sebagai kenang-kenangan, pasti banyak traveler yang ingin memotret vihara. Entah bagian luar, bagian dalam, atau pun umat yang sedang ibadah selalu menarik untuk dipotret.
Namun, sebelum mengarahkan lensa kamera ke objek, tanya dulu apakah boleh berfoto. Lagi-lagi ini sebagai wujud penghormatan kita kepada rumah ibadah dan umat yang sedang sembahyang.
6. Jangan makan di dalam vihara
Untuk menjaga kebersihan, jangan makan selama berada di vihara. Makanlah sebelum atau setelah selesai berkunjung ke vihara. Jangan sampai kedatangan Anda malah membuat vihara menjadi kotor.
7. Tanya aturan sebelum berfoto dengan patung Buddha
Patung Buddha yang indah membuat banyak wisatawan ingin berfoto dengannya. Eits, jangan langsung berfoto, tapi tanya dulu apakah ada larangan dan aturan tertentu.
Beberapa vihara biasanya memperbolehkan selama berpose dengan sopan. Tapi di Sri Lanka, aturan memfoto patung Buddha di vihara sangat ketat. Wisatawan tidak boleh berfoto memunggungi Buddha karena dianggap tidak sopan.
sumber: detik.com
Ingat! Ini 4 Hal Penting Sebelum Pesan Paket Wisata Online
Jakarta - Sudah banyak paket wisata dijual secara online. Tak
sedikit juga traveler yang membelinya, karena kebanyakan harga yang
ditawarkan lebih murah. Tapi sebelum memesannya, inilah 4 hal yang harus
Anda perhatikan baik-baik!
Paket wisata yang dijual secara online sudah menjamur di internet. Pilihan paket wisatanya pun beragam, terserah Anda mau memilih yang mana. Selain itu, kebanyakan paket wisata via online menawarkan harga yang sangat murah.
Akan tetapi, rupanya Anda harus berhati-hati dalam memesan paket wisata via online. Hal ini pun diutarakan oleh Wakil Ketua ASITA (Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies), Rudiana. Menurutnya, sudah banyak traveler yang tertipu ketika membeli paket wisata secara online.
Dalam perbincangan Rudiana dengan detikTravel, Selasa (4/6/2013), ini 4 hal penting yang harus diperhatikan sebelum pesan paket wisata via online:
1. Cek kebenaran situs yang menjual paket wisata online
Hal paling utama sebelum memesan paket wisata via online adalah mencari kebenaran perusahaan yang menjualnya. Anda harus benar-benar tahu, apa nama perusahaan dan kontak perusahannya, sebelum mencapai kata sepakat untuk membeli paket wisata yang ditawarkan.
"Paling pertama, pastikan perusahannya itu ada," tegas Rudiana.
Rudiana menambahkan, traveler yang mau pesan paket wisata via online harus benar-benar tahu kepada siapa dia memesan. Jika ternyata ditipu, traveler pasti kebingungan mau menyalahkan siapa.
"Harus benar-benar kroscek! Cari tahu nomor telepon dan alamat perusahannya sampai dapat," papar Rudiana.
2. Hati-hati dengan harga murah
"Tiket murah dan tur murah, itu Anda harus hati-hati," ujar Rudiana mengingatkan.
Harga murah adalah hal yang biasa ditemui jika Anda memesan paket wisata secara online. Banyak traveler yang bilang, harganya lebih murah dari yang dijual oleh travel agent. Tapi nyatanya, Rudiana tidak berpendapat demikian.
"Jangan percaya kalau ada paket murah, pasti itu ada sesuatu. Coba Anda cek dan hitung dulu, wajar tidak harganya sama dengan paket yang dia jual," papar Rudiana.
Rudiana menambahkan, banyak traveler yang tertipu paket wisata online gara-gara harga yang murah. Mereka gampang tergiur dan dengan mudah transfer uang begitu saja.
"Memang sih kelihatan murah, tapi nanti ujung-ujungnya bisa-bisa minta ditransfer lagi," kata Rudiana.
3. Lihat syarat dan ketentuan
Setelah melihat harga murah, hal lainnya yang harus Anda perhatikan adalah syarat dan ketentuan. Ini justru yang sering dilupakan traveler saat memesan paket wisata via online.
"Syarat dan ketentuan itu biasanya tulisannya kecil-kecil, tapi coba dibaca dulu," ujar Rudiana.
Rudiana berujar, syarat dan ketentuan tiap paket wisata pasti berbeda-beda. Dengan membacanya, traveler bisa tahu lebih jelas dan detil mengenai paket yang ditawarkan.
"Misalnya begini, ada ketentuan paket wisata ini tidak berlaku saat weekend atau hari libur. Nah, kalau begitu berarti Anda hanya bisa pergi saat hari kerja saja," kata Rudiana.
4. Jangan pernah transfer uang kalau belum jelas
"Ada banyak yang mengadu pada kami (ASITA) terhadap penipuan paket wisata online," kata Rudiana.
Rudiana benar-benar menekankan, Anda dilarang mentransfer uang sebelum tahu tentang perusahaan yang menjual paket wisata via online tersebut. Banyak traveler yang sudah merasakan pengalaman pahit ini. Semurah-murahnya harga, jangan pernah mentransfer uang kalau Anda belum yakin mengenai perusahannya.
"Lihat juga sistem pembayaran, apakah full atau DP (down payment-red). Serta, jangan transfer uang kalau belum jelas," imbuh Rudiana
Rudiana berharap, traveler makin jeli untuk memesan paket wisata yang dijual via online. Pastikan kebenaran perusahannya, lihat harga yang ditawarkan, dan cari rekomendasi tentang situs tersebut dari traveler lain.
`
"Banyak paket wisata online abal-abal dan banyak juga yang benar adanya. Tugas ASITA hanya bisa mengingatkan seperti ini," tutup Rudiana.
Sumber: detik.com
Paket wisata yang dijual secara online sudah menjamur di internet. Pilihan paket wisatanya pun beragam, terserah Anda mau memilih yang mana. Selain itu, kebanyakan paket wisata via online menawarkan harga yang sangat murah.
Akan tetapi, rupanya Anda harus berhati-hati dalam memesan paket wisata via online. Hal ini pun diutarakan oleh Wakil Ketua ASITA (Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies), Rudiana. Menurutnya, sudah banyak traveler yang tertipu ketika membeli paket wisata secara online.
Dalam perbincangan Rudiana dengan detikTravel, Selasa (4/6/2013), ini 4 hal penting yang harus diperhatikan sebelum pesan paket wisata via online:
1. Cek kebenaran situs yang menjual paket wisata online
Hal paling utama sebelum memesan paket wisata via online adalah mencari kebenaran perusahaan yang menjualnya. Anda harus benar-benar tahu, apa nama perusahaan dan kontak perusahannya, sebelum mencapai kata sepakat untuk membeli paket wisata yang ditawarkan.
"Paling pertama, pastikan perusahannya itu ada," tegas Rudiana.
Rudiana menambahkan, traveler yang mau pesan paket wisata via online harus benar-benar tahu kepada siapa dia memesan. Jika ternyata ditipu, traveler pasti kebingungan mau menyalahkan siapa.
"Harus benar-benar kroscek! Cari tahu nomor telepon dan alamat perusahannya sampai dapat," papar Rudiana.
2. Hati-hati dengan harga murah
"Tiket murah dan tur murah, itu Anda harus hati-hati," ujar Rudiana mengingatkan.
Harga murah adalah hal yang biasa ditemui jika Anda memesan paket wisata secara online. Banyak traveler yang bilang, harganya lebih murah dari yang dijual oleh travel agent. Tapi nyatanya, Rudiana tidak berpendapat demikian.
"Jangan percaya kalau ada paket murah, pasti itu ada sesuatu. Coba Anda cek dan hitung dulu, wajar tidak harganya sama dengan paket yang dia jual," papar Rudiana.
Rudiana menambahkan, banyak traveler yang tertipu paket wisata online gara-gara harga yang murah. Mereka gampang tergiur dan dengan mudah transfer uang begitu saja.
"Memang sih kelihatan murah, tapi nanti ujung-ujungnya bisa-bisa minta ditransfer lagi," kata Rudiana.
3. Lihat syarat dan ketentuan
Setelah melihat harga murah, hal lainnya yang harus Anda perhatikan adalah syarat dan ketentuan. Ini justru yang sering dilupakan traveler saat memesan paket wisata via online.
"Syarat dan ketentuan itu biasanya tulisannya kecil-kecil, tapi coba dibaca dulu," ujar Rudiana.
Rudiana berujar, syarat dan ketentuan tiap paket wisata pasti berbeda-beda. Dengan membacanya, traveler bisa tahu lebih jelas dan detil mengenai paket yang ditawarkan.
"Misalnya begini, ada ketentuan paket wisata ini tidak berlaku saat weekend atau hari libur. Nah, kalau begitu berarti Anda hanya bisa pergi saat hari kerja saja," kata Rudiana.
4. Jangan pernah transfer uang kalau belum jelas
"Ada banyak yang mengadu pada kami (ASITA) terhadap penipuan paket wisata online," kata Rudiana.
Rudiana benar-benar menekankan, Anda dilarang mentransfer uang sebelum tahu tentang perusahaan yang menjual paket wisata via online tersebut. Banyak traveler yang sudah merasakan pengalaman pahit ini. Semurah-murahnya harga, jangan pernah mentransfer uang kalau Anda belum yakin mengenai perusahannya.
"Lihat juga sistem pembayaran, apakah full atau DP (down payment-red). Serta, jangan transfer uang kalau belum jelas," imbuh Rudiana
Rudiana berharap, traveler makin jeli untuk memesan paket wisata yang dijual via online. Pastikan kebenaran perusahannya, lihat harga yang ditawarkan, dan cari rekomendasi tentang situs tersebut dari traveler lain.
`
"Banyak paket wisata online abal-abal dan banyak juga yang benar adanya. Tugas ASITA hanya bisa mengingatkan seperti ini," tutup Rudiana.
Sumber: detik.com
8 Hal yang Harus Diketahui Saat Berada di Stasiun
Jakarta - Stasiun merupakan pusat berkumpulnya calon penumpang
yang akan pergi menggunakan jasa transportasi kereta api. Dengan hiruk
pikuk seperti itu, ada 8 hal yang harus diketahui traveler saat berada
di stasiun.
detikTravel, Kamis (30/5/2013) menyusun kiat khusus bagi traveler yang sedang berada di stasiun kereta dan hendak berlibur menggunakan jasa transportasi kereta api. Berikut 8 tips yang mungkin bisa membuat Anda nyaman saat berada di stasiun kereta:
1. Datang lebih awal ke stasiun kereta
Ketika Anda akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi kereta api jarak jauh, sebaiknya Anda datang lebih awal dari jadwal keberangkatan yang tertera di tiket. Apalagi bagi traveler yang berdomisili di Jakarta, karena kemacetan ibukota yang tidak bisa diprediksi.
Persiapkan waktu panjang untuk berangkat lebih awal dari rumah, sehingga Anda bisa tenang sampai di stasiun. Sebaiknya, Anda tiba di stasiun 1 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta Anda. Lebih baik Anda menunggu lama di stasiun sampai keberangkatan itu tiba, daripada tiket Anda hangus karena ketinggalan kereta.
2. Waspada kejahatan
Aksi kejahatan selalu menjadi hal klasik ketika kita berada di suatu pusat keramaian. Orang-orang jahat selalu mengiringi kita termasuk di dalam stasiun kereta. Misalnya saja copet, mereka siap beraksi dengan jurus jitunya dan selalu tergugah untuk mengambil barang-barang berharga kita.
Banyak trik dan modus yang sudah mereka rancang sehingga barang Anda bisa raib di tangan copet. Jangan sesekali mengumbar barang berharga Anda seperti gadget, dompet, perhiasan dan lainnya. Menjaga barang berharga yang Anda miliki tidak ada ruginya, ketimbang Anda menangis karena kelengahan Anda.
3. Beli tiket di loket resmi
Bagi traveler yang hendak pergi dengan menggunakan angkutan kereta api, pasti Anda harus membeli tiket terlebih dulu. Setiap stasiun pasti sudah disediakan loket resmi untuk membeli tiket kereta.
Tapi, tak lepas dari itu masih banyak calo-calo nakal yang menawarkan tiket dengan harga yang melonjak dari harga asli, terutama saat musim liburan seperti Lebaran. Lebih baik mengantre di loket, daripada Anda harus membayar tiket dengan harga mahal dari calo tersebut.
4. Jangan mudah percaya dengan orang asing
Manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai macam karakter dan sifat. Ada orang baik, namun tak jauh dengan orang jahat. Jangan mudah percaya dengan orang lain yang baru kita kenal. Seperti halnya, jangan sembarang menitipkan tas atau barang yang Anda bawa. Bisa-bisa barang Anda raib di tangan orang yang baru Anda kenal.
5. Jaga kebersihan
Menjaga kebersihan merupakan hal yang wajib kita terapkan di mana saja, termasuk di stasiun. Banyak orang yang suka melalaikan hal kecil ini. Padahal pihak stasiun sudah menyediakan banyak tempat sampah di setiap sudut ruangan stasiun.
Dari sekarang, biasakan jangan membuang sampah di sembarang tempat agar kita tetap nyaman saat berada di stasiun. Selain itu, Anda juga harus mempunyai rasa saling memiliki dan menjaga fasilitas yang ada di sekitar kita, sehingga tercipta kenyamanan di stasiun kereta. Dengan hal itu pula, suasana sekitar menjadi enak dipandang mata.
6. Bingung jadwal dan jalur kereta, tanya ke petugas
Terkadang sesama penumpang sama-sama tidak tahu jadwal atau jalur keberangkatan kereta. Kereta yang akan diberangkatkan dari stasiun tersebut tak hanya 1 pemberangkatan saja. Jalur kereta yang disediakan juga banyak dan membingungkan calon penumpang.
Jika Anda masih ragu dengan keberangkatan kereta Anda, sebaiknya tanyakan kepada petugas tentang kepastian jadwal tersebut. Jangan sampai Anda ketinggalan kereta karena salah jadwal dan jalur pemberangkatan kereta yang akan ditumpangi.
7. Bawa makanan ringan dan minuman jika perlu
Bagi traveler yang gemar cemal-cemil, Anda bisa menyiapkan makanan ringan yang bisa dibawa dari rumah. Sembari menunggu kereta tiba, Anda bisa membuka bekal tersebut agar tidak terlalu bosan untuk menunggu datangnya kereta.
8. Hati-Hati dengan porter
Setiap stasiun besar banyak orang yang menawarkan jasa angkut yang biasa disebut dengan porter. Ketika traveler baru tiba di stasiun kereta, porter biasanya menyerbu penumpang untuk menawarkan jasa itu.
Jika tak ingin memakai jasa tersebut, sebaiknya amankan barang-barang bawaan Anda terlebih dulu. Jangan sampai barang tersebut diangkut tanpa sepengetahuan Anda, kemudian Anda dikenai tarif mahal sesudahnya. Selamat Traveling!
sumber: detik.com
detikTravel, Kamis (30/5/2013) menyusun kiat khusus bagi traveler yang sedang berada di stasiun kereta dan hendak berlibur menggunakan jasa transportasi kereta api. Berikut 8 tips yang mungkin bisa membuat Anda nyaman saat berada di stasiun kereta:
1. Datang lebih awal ke stasiun kereta
Ketika Anda akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi kereta api jarak jauh, sebaiknya Anda datang lebih awal dari jadwal keberangkatan yang tertera di tiket. Apalagi bagi traveler yang berdomisili di Jakarta, karena kemacetan ibukota yang tidak bisa diprediksi.
Persiapkan waktu panjang untuk berangkat lebih awal dari rumah, sehingga Anda bisa tenang sampai di stasiun. Sebaiknya, Anda tiba di stasiun 1 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta Anda. Lebih baik Anda menunggu lama di stasiun sampai keberangkatan itu tiba, daripada tiket Anda hangus karena ketinggalan kereta.
2. Waspada kejahatan
Aksi kejahatan selalu menjadi hal klasik ketika kita berada di suatu pusat keramaian. Orang-orang jahat selalu mengiringi kita termasuk di dalam stasiun kereta. Misalnya saja copet, mereka siap beraksi dengan jurus jitunya dan selalu tergugah untuk mengambil barang-barang berharga kita.
Banyak trik dan modus yang sudah mereka rancang sehingga barang Anda bisa raib di tangan copet. Jangan sesekali mengumbar barang berharga Anda seperti gadget, dompet, perhiasan dan lainnya. Menjaga barang berharga yang Anda miliki tidak ada ruginya, ketimbang Anda menangis karena kelengahan Anda.
3. Beli tiket di loket resmi
Bagi traveler yang hendak pergi dengan menggunakan angkutan kereta api, pasti Anda harus membeli tiket terlebih dulu. Setiap stasiun pasti sudah disediakan loket resmi untuk membeli tiket kereta.
Tapi, tak lepas dari itu masih banyak calo-calo nakal yang menawarkan tiket dengan harga yang melonjak dari harga asli, terutama saat musim liburan seperti Lebaran. Lebih baik mengantre di loket, daripada Anda harus membayar tiket dengan harga mahal dari calo tersebut.
4. Jangan mudah percaya dengan orang asing
Manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai macam karakter dan sifat. Ada orang baik, namun tak jauh dengan orang jahat. Jangan mudah percaya dengan orang lain yang baru kita kenal. Seperti halnya, jangan sembarang menitipkan tas atau barang yang Anda bawa. Bisa-bisa barang Anda raib di tangan orang yang baru Anda kenal.
5. Jaga kebersihan
Menjaga kebersihan merupakan hal yang wajib kita terapkan di mana saja, termasuk di stasiun. Banyak orang yang suka melalaikan hal kecil ini. Padahal pihak stasiun sudah menyediakan banyak tempat sampah di setiap sudut ruangan stasiun.
Dari sekarang, biasakan jangan membuang sampah di sembarang tempat agar kita tetap nyaman saat berada di stasiun. Selain itu, Anda juga harus mempunyai rasa saling memiliki dan menjaga fasilitas yang ada di sekitar kita, sehingga tercipta kenyamanan di stasiun kereta. Dengan hal itu pula, suasana sekitar menjadi enak dipandang mata.
6. Bingung jadwal dan jalur kereta, tanya ke petugas
Terkadang sesama penumpang sama-sama tidak tahu jadwal atau jalur keberangkatan kereta. Kereta yang akan diberangkatkan dari stasiun tersebut tak hanya 1 pemberangkatan saja. Jalur kereta yang disediakan juga banyak dan membingungkan calon penumpang.
Jika Anda masih ragu dengan keberangkatan kereta Anda, sebaiknya tanyakan kepada petugas tentang kepastian jadwal tersebut. Jangan sampai Anda ketinggalan kereta karena salah jadwal dan jalur pemberangkatan kereta yang akan ditumpangi.
7. Bawa makanan ringan dan minuman jika perlu
Bagi traveler yang gemar cemal-cemil, Anda bisa menyiapkan makanan ringan yang bisa dibawa dari rumah. Sembari menunggu kereta tiba, Anda bisa membuka bekal tersebut agar tidak terlalu bosan untuk menunggu datangnya kereta.
8. Hati-Hati dengan porter
Setiap stasiun besar banyak orang yang menawarkan jasa angkut yang biasa disebut dengan porter. Ketika traveler baru tiba di stasiun kereta, porter biasanya menyerbu penumpang untuk menawarkan jasa itu.
Jika tak ingin memakai jasa tersebut, sebaiknya amankan barang-barang bawaan Anda terlebih dulu. Jangan sampai barang tersebut diangkut tanpa sepengetahuan Anda, kemudian Anda dikenai tarif mahal sesudahnya. Selamat Traveling!
sumber: detik.com
Perhatikan 6 Hal Ini Jika Liburan ke Taman Nasional
Jakarta - Taman nasional kini jadi salah satu pilihan traveler
untuk mengisi liburan. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda
perhatikan sebelum pergi ke sana.
Taman nasional adalah salah satu tempat yang digunakan untuk konservasi. Meski begitu, ada beberapa bagian yang bisa dikunjungi wisatawan, khususnya traveler pecinta alam.
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Halimun Salak, atau Bantimurung Bulusaraung adalah contoh taman nasional yang sering dikunjungi wisatawan. Nah, untuk Anda yang ingin mencoba liburan ke tempat ini sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut.
Dikumpulkan detikTravel, Rabu (12/6/2013) inilah 6 hal yang harus Anda perhatikan jika ingin traveling ke Taman Nasional:
1. Lengkapi berkas perizinan
Ada beberapa daerah di taman nasional yang memang sengaja dibuka untuk umum. Jika datang ke daerah ini, Anda bisa masuk dengan mudah, yakni cukup dengan membayar tiket masuk.
Namun hal ini tidak berlaku di beberapa kawasan. Ada beberapa tempat di taman nasional yang mengharuskan Anda membuat surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) sebelum masuk. Untuk itu, cari tahu berkas apa saja yang perlu dipersiapkan agar perizinan lancar.
2. Jangan buang sampah sembarangan
Karena berada di kawasan konservasi, seorang traveler harus menjaga kebersihan taman nasional. Jangan buang sampah sembarangan. Untuk itu siapkan satu kantung plastik khusus untuk membuang sampah. Ini penting untuk berjaga-jaga agar Anda tidak bingung jika tidak menemukan tempat sampah.
3. Dirikan tenda di tempat seharusnya
Untuk Anda dan teman-teman yang akan mendirikan tenda, sebaiknya dirikanlah di tempat yang telah ditentukan pengurus taman nasional. Biasanya, mereka memiliki kawasan khusus yang sengaja disediakan untuk mendirikan tenda. Jangan sekali-kali mendirikan tenda di tempat sembarangan, ini berkaitan dengan keselamatan. Anda tentu tak mau tiba-tiba ada hewan liar datang ke kemah karena sembarangan mendirikan tenda, bukan?
4. Berjalanlah sesuai trek yang ada
Untuk traveler yang ingin trekking di dalam taman nasional, pastikan telah tahu jalur yang harus dilalui. Berjalanlah di trek yang telah disediakan. Jangan sekali-kali membuka jalur baru karena bisa membuat Anda tersesat.
5. Jika perlu, minta bantuan ranger
Ranger atau polisi hutan biasa disediakan pengurus taman nasional untuk membantu traveler. Jika bantuan mereka terasa dibutuhkan dan bisa membuat Anda lebih aman, jangan segan-segan untuk meminta bantuan mereka.
Selain memberi petunjuk jalan, ranger sangat membantu perihal informasi taman nasional. Tanpa ragu mereka bisa memberi tahu jenis hewan, tumbuhan serta atraksi menarik yang ada di taman nasional.
6. Tetap jaga kelestarian alam
Hal terpenting yang harus traveler perhatikan saat datang ke taman nasional adalah tetap menjaga kelestarian alam. Jangan sembarangan mencabut rumput atau tanaman. Jangan pula menganggu hewan yang ada di sana. Biarkan mereka hidup dengan tenang.
Sumber: detik.com
Taman nasional adalah salah satu tempat yang digunakan untuk konservasi. Meski begitu, ada beberapa bagian yang bisa dikunjungi wisatawan, khususnya traveler pecinta alam.
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Halimun Salak, atau Bantimurung Bulusaraung adalah contoh taman nasional yang sering dikunjungi wisatawan. Nah, untuk Anda yang ingin mencoba liburan ke tempat ini sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut.
Dikumpulkan detikTravel, Rabu (12/6/2013) inilah 6 hal yang harus Anda perhatikan jika ingin traveling ke Taman Nasional:
1. Lengkapi berkas perizinan
Ada beberapa daerah di taman nasional yang memang sengaja dibuka untuk umum. Jika datang ke daerah ini, Anda bisa masuk dengan mudah, yakni cukup dengan membayar tiket masuk.
Namun hal ini tidak berlaku di beberapa kawasan. Ada beberapa tempat di taman nasional yang mengharuskan Anda membuat surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) sebelum masuk. Untuk itu, cari tahu berkas apa saja yang perlu dipersiapkan agar perizinan lancar.
2. Jangan buang sampah sembarangan
Karena berada di kawasan konservasi, seorang traveler harus menjaga kebersihan taman nasional. Jangan buang sampah sembarangan. Untuk itu siapkan satu kantung plastik khusus untuk membuang sampah. Ini penting untuk berjaga-jaga agar Anda tidak bingung jika tidak menemukan tempat sampah.
3. Dirikan tenda di tempat seharusnya
Untuk Anda dan teman-teman yang akan mendirikan tenda, sebaiknya dirikanlah di tempat yang telah ditentukan pengurus taman nasional. Biasanya, mereka memiliki kawasan khusus yang sengaja disediakan untuk mendirikan tenda. Jangan sekali-kali mendirikan tenda di tempat sembarangan, ini berkaitan dengan keselamatan. Anda tentu tak mau tiba-tiba ada hewan liar datang ke kemah karena sembarangan mendirikan tenda, bukan?
4. Berjalanlah sesuai trek yang ada
Untuk traveler yang ingin trekking di dalam taman nasional, pastikan telah tahu jalur yang harus dilalui. Berjalanlah di trek yang telah disediakan. Jangan sekali-kali membuka jalur baru karena bisa membuat Anda tersesat.
5. Jika perlu, minta bantuan ranger
Ranger atau polisi hutan biasa disediakan pengurus taman nasional untuk membantu traveler. Jika bantuan mereka terasa dibutuhkan dan bisa membuat Anda lebih aman, jangan segan-segan untuk meminta bantuan mereka.
Selain memberi petunjuk jalan, ranger sangat membantu perihal informasi taman nasional. Tanpa ragu mereka bisa memberi tahu jenis hewan, tumbuhan serta atraksi menarik yang ada di taman nasional.
6. Tetap jaga kelestarian alam
Hal terpenting yang harus traveler perhatikan saat datang ke taman nasional adalah tetap menjaga kelestarian alam. Jangan sembarangan mencabut rumput atau tanaman. Jangan pula menganggu hewan yang ada di sana. Biarkan mereka hidup dengan tenang.
Sumber: detik.com
Langganan:
Postingan (Atom)