Minggu, 30 Desember 2012

Fakta Mengenai Rambut Manusia

Rambut manusia merupakan struktur sederhana yang terbuat dari keratin dan sel-sel kulit mati. Rambut berfungsi untuk mencegah hilangnya panas dari kepala seseorang.


Rambut yang indah dan terawat bisa menjadi daya tarik seseorang, terlebih lagi wanita. Tapi di balik keindahannya, rambut ternyata menyimpan beberapa rahasia unik. 

1. RAMBUT BISA MEMBERSIHKAN TUMPAHAN MINYAK DI AIR

Ketika tumpahan minyak Cosco Busan terjadi pada tahun 2007 di Teluk San Francisco, kelompok relawan ramah lingkungan menggunakan tikar yang terbuat dari rambut manusia untuk membersihkan pantai. Hal ini tidak mengherankan, karena rambut bisa menyerap minyak dan air, serta dapat bekerja sebagai spons alami.

2. ASAM AMINO RAMBUT MANUSIA BISA DIGUNAKAN DALAM INDUSTRI KECAP

Menemukan helaian rambut dalam makanan tentunya dapat merusak selera makan. Tapi bagaimana jika bumbu atau makanan Anda terbuat dari rambut?

Internet Journal of Toxicology melaporkan bahwa Hongshuai Soy Sauce, perusahaan kecap di China, memasarkan produk yang menggunakan bioteknologi terbaru dengan harga lebih murah. Hal itu tentu saja membuat produknya menjadi populer.

Tapi sebuah investigasi media menemukan bahwa perusahaan tersebut tidak menggunakan asam amino yang berasal dari kedelai ataupun gandum, melainkan asam amino yang berasal dari rambut manusia, yang dikumpulkan dari salon dan tempat cukur rambut.

3. ORANG BERAMBUT MERAH DIANGGAP ALIEN

Ada sebuah teori konspirasi yang menyatakan bahwa orang berambut merah adalah alien-manusia hibrida. Hal ini memang terdengar gila, tapi orang berambut merah memang memiliki perbedaan struktur secara biologi.

Dokter harus membuat persiapan khusus untuk menjalani proses persalinan wanita berambut merah. Hal ini karena darah dari wanita berambut merah lebih sulit membeku, sehingga mengalami pendarahan lebih lama.

Selain itu, orang berambut merah memiliki jumlah rambut paling sedikit, yaitu sekitar 90.000 helai, dibandingkan dengan rambut pirang atau cokelat yang mencapai 140.000 helai.

Kamis, 29 November 2012

Resensi Novel The Hunger Games





Judul: The Hunger Games
Penulis: Suzanne Collins
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: Gramedia
Cetakan: Oktober 2009
Tebal: 408 Halaman








Membunuh atau dibunuh. Itulah aturan sederhana dari acara tahunan Hunger Games. Di suatu masa depan, Amerika Utara musnah lalu berdirilah negara Panem dengan Capitol sebagai ibu kota. Awalnya, Capitol dikelilingi 13 distrik. Namun, suatu ketika terjadi pemberontakan melawan Capitol dan berakibat musnahnya Distrik 13. Sebagai pengingat akan kekuasaan ibu kota, Capitol mengadakan acara televisi The Hunger Games setiap tahun di mana satu anak laki-laki dan satu anak perempuan berumur 12 hingga 18 tahun dari setiap distrik dipilih untuk bertarung sampai mati. Dua puluh empat peserta setiap tahun dan hanya akan ada satu pemenang. Acara tersebut disiarkan live di seluruh Panem.
Katniss Everdeen, 16, adalah gadis yang tinggal di Distrik 12 bersama ibu dan adik perempuannya, Primrose Everdeen. Distrik 12 mendapat jatah sebagai produsen batubara. Sejak kematian ayahnya dalam ledakan di tambang, Katniss mengambil alih sebagai kepala keluarga. Setiap hari ia berburu bersama sahabat laki-lakinya, Gale. Pada saat pengambilan undian Hunger Games ke-74, nama Primrose terpilih sebagai peserta. Secara spontan, Katniss bersedia menggantikan posisi adiknya. Bersama anak laki-laki terpilih dari distrik 12 bernama Peeta Mellark, Katniss menyuguhkan acara The Hunger Games yang tak terlupakan untuk warga Panem.
Alur cerita novel ini tergolong sederhana. Yang membuat The Hunger Games menarik adalah karakter tokoh dan detil aksi yang intens. Katniss adalah pemburu yang berpengalaman, akrab dengan alam, dan sangat mandiri. Negara Panem melarang perburuan di Distrik 12 sehingga wilayah itu dikelilingi pagar berarus listrik. Namun Katniss dan Gale selalu lolos dan berhasil membawa hasil buruan untuk dimakan atau ditukar dengan kebutuhan lain untuk keluarga mereka. Keahlian berburu dan pengalaman Katniss lah yang membuat jalan cerita saat pertarungan menjadi menarik.
Selain aksi, novel ini mengangkat kehidupan pribadi Katniss untuk ditonjolkan pada sisi drama. Apalagi novel ini bertutur menggunakan sudut pandang Katniss. Penulis menyoroti peran Katniss sebagai kepala keluarga di usia belia dan rasa sayangnya kepada Prim, si bungsu. Begitu juga dengan keraguan perasaan Katniss terhadap Gale. Ditambah lagi dengan pengakuan Peeta yang ternyata menyukai Katniss sejak hari pertama sekolah. Hubungan Katniss-Peeta banyak diolah sejak acara The Hunger Games dimulai. Hubungan ini pula yang membuat pembaca mengira-ngira motivasi Peeta yang sesungguhnya.
Edisi terjemahan dari Gramedia dikerjakan dengan baik. Alih bahasanya mulus dan minim typo. Sampulnya mengadopsi versi asli yang menurut saya kurang eye catching. The Hunger Games adalah buku pertama dari trilogi. Sekuelnya adalah Catching Fire dan Mockingjay. Penulisnya, Suzanne Collins mengategorikan novel ini untuk konsumsi Young Adult. Sebelum menulis The Hunger Games, Collins bekerja untuk Nickelodeon. Novel ini meraih berbagai penghargaan dan menjadi New York Times bestseller. Adaptasi film The Hunger Games dijadwalkan akan rilis pada Maret 2012 dengan Jennifer Lawrence sebagai Katniss.
Tinjauan Bahasa: Bahasa yang digunakan dalam novel ini adalah bahasa terjemahan ke bahasa Indonesia.
Kontroversi: Dibalik kesuksesannya, cerita The Hunger Games sendiri juga tak lepas dari kritikan. Ceritanya dianggap terlalu mengekspos adegan kekerasan dan tak cocok untuk dibaca anak muda. Novel ini berada di urutan kelima dalam daftar American Library Association untuk buku yang paling ditentang pada tahun 2010, dengan alasan: seksualitas, tidak cocok untuk kelompok umur remaja, dan kekerasan.
Selain itu, The Hunger Games juga dikritik karena kemiripannya dengan novel Jepang tahun 1999, Battle Royale karangan Koushun Takami. Kemiripan tersebut terlihat dari temanya, yaitu harus saling membunuh hingga tertinggal satu orang lagi yang menjadi pemenangnya. Tapi Collins membantahnya, menurutnya, dia sama sekali tidak pernah mendengar novel ataupun penulis tersebut sampai novelnya diterbitkan.
Saran:
Hal yang patut dicatat dalam novel ini adalah penulis berhasil menyajikan dunia baru, tanpa penyihir, naga, ksatria, dan lain sebagainya. Terasa menyegarkan mengingat setelah era Harry Potter, dunia perbukuan dibanjiri cerita fantasi dengan negeri antah berantah. Di novel ini hanya ada anak-anak yang diuji ketangguhan dan kreativitasnya untuk bertahan hidup. Mengerikan memang, namun idenya keren, alurnya tegang dari awal hingga akhir.

Rabu, 31 Oktober 2012

Rasa Ini

Di pagi buta
Diriku tak bisa memejamkan mata
Merasakan adanya getaran jiwa
Antara aku dan dirimu dalam sebuah harapan


Ku impikan kau sejak lama
Dan tak ku sangka tuk kehilangan
Aku hanya bisa memendam rasa
Luka dan perih di angan


Aku coba dekati cinta, tapi cinta menjauh
Mungkin inilah takdirku
Yang tak berhak merasakan cinta

Aku hanya bisa diam membisu

Hati dan jiwaku terluka
Ku kehilangan senyum
Sekian lama mendung masih disini
Belum permisi tinggalkan pengap didada

Cinta memang tak bisa ditebak
Jalannya membuatku bingung selalu
Karena sekali tersakiti
Pasti hilang sudah cinta itu jadi benc


Selasa, 30 Oktober 2012

Menghabiskan 1 hari bandung...

Untuk kali ini saya ingin membagi cerita liburan saya bersama teman teman band saya dan pacar saya.Liburan ini terjadi pada bulan Mei yang lalu , awal dari rencana liburan ini sebenarnya bertujuan untuk survey lokasi studio recording yg berada di Bandung , dikarenakan saya bersama rekan-rekan band saya mempunyai rencana untuk membuat rekaman lagu disana.

Saya bersama Rachel,Ezra,Dakoy,Bobby,Tiffani dan Gergi sudah membuat janji untuk berkumpul di daerah Cinere tepatnya di McDonalds pukul 07.00 WIB , yg memang kebanyakan dari mereka tinggal disana , hanya Saya dan Ezra yang tinggal di Depok. Pukul 07.00 WIB Saya dan Ezra sudah berada di Cinere untuk bertemu dan menjemput yang lainnya , awalnya Saya menjemput pacar Saya yang memang paling dekat rumahnya dengan McDonalds Cinere dan secara kebetulan yang lain juga belum datang.Alhasil kami pun akhirnya berkumpul di McDonalds cinere pukul 08.00 WIB , itupun hanya Dakoy dan Bobby yang baru datang.Kami pun semakin tidak sabar untuk menunggu , akhirnya kami berlima pun memutuskan untuk kerumah Gergi yang letaknya tidak jauh dari situ. Sesampainya dirumah Gergi , Bobby pun langsung turun dari mobil untuk masuk ke dalam rumah Gergi , tapi apa yang terjadi pintu pagar rumah Gergi ternyata digembok , dan Gergi pun masih tidur nyenyak tanpa punya rasa dosa sedikitpun.akhirnya Saya Dakoy dan Bobby memanjat pagar rumah Gergi untuk coba masuk dan mengetuk pintu rumahnya.Kami bertiga mencoba menggedor bahkan sampai teriak berusaha untuk membangunkan Gergi yang masih asik dengan tempat tidurnya. 30 menit berlalu dan hasilnya 'nol' , Gergi tak kunjung bangun.Kami berlima pun mencari solusi dan akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke Bandung tanpa Gergi. Kami pun tidak lupa untuk menjemput Tiffani dulu yang rumahnya memang searah ke jalan Tol menuju Bandung.Kami berenam pun akhirnya menuju Bandung tanpa Gergi.Sesampainya di daerah Cikarang tol Cikampek menuju Bandung , secara mengejutkan Tiffani mendapat telfon dari Gergi yang rupanya ia baru bangun tidur. Gergi pun tanpa memiliki rasa salah meminta kami untuk kembali kerumahnya untuk menjemput. Kami berenam pun kesal dan menyuruhnya untuk menyusul kami menggunakan Bus dari terminal Lebak Bulus ataupun naik Travel ke Bandung. Gergi pun akhirnya luluh dan ia pun akhirnya naik travel untuk menyusul kami ke Bandung.

Singkat cerita akhirnya kami berenam pun sampai di Bandung siang hari tepat pukul jam 12 siang. Kami pun berencana untuk langsung mencari tempat makan untuk makan siang karna perut sudah bisa dikompromi lagi. Tapi karna kami masih memikirkan Gergi kami pun menunggu dia dulu sampai di Bandung setelah itu baru cari makan siang.Pukul 13.30 Wib gergi pun tiba di Bandung dan kami pun langsung bertemu dia dengan muka bantal sisa-sisa tidurnya. kami bertujuh akhirnya berniat langsung menuju Lembang untuk mencari makan siang.Ssesampainya di Lembng kami langsung menuju restoran khas sunda untuk menyantap makan siang. Setelah makan siang akhirnya kami pun langsung menuju Studio Rekaman yang memang menjadi tujuan kami ke Bandung yang berada di daerah Geger Kalong.Setelah survey ke studio rekaman kami pun bingung mau kemana lagi , karna kalau langsung pulang ke Jakarta itu masih sangat malas dan tentunya macet , waktu pun masih menunjukkan pukul 17.00 WIB. Akhirnya bobby pun menelpon kakaknya yang memang tinggal di Bandung untuk mengajak bertemu di cafe milik kakaknya. Kami bertujuh pun akhirnya menuju cafe milik kakaknya bobby yang berada di jalan Riau. Kami pun sampai di cafe milik kakanya bobby yang bernama "CUPS Coffee" , kami pun disambut dengan ramah oleh kakaknya bobby maupun pegawai yang bekerja di cafe miliknya.Tak terasa waktu pun sudah menunjukkan pukul 21.30 Wib kami pun memutuskan untuk kembali jalan-jalan dan meninggalkan cafe kakaknya Bobby.Karna masih malas untuk beranjak pulang ke Jakarta kami pun kembali muter-muter kota Bandung di malam hari tanpa tujuan.Kami pun akhirnya berhenti di salah satu warung roti bakar untuk makan malam.Malam pun semakin larut dan menunjukkan pukul 24.00 , kami bertujuh pun akhirnya memutuskan untuk pulang kembali ke Jakarta.singkat cerita kami pun akhirnya sampai di Cinere pukl 02.30 dinihari , kami bertujuh pun sangat lelah dan akhirnya kami semua kembali ke rumah masing-masing. Liburan kami pun berakhir.

*dokumentasi






Senin, 04 Juni 2012

Kelompok dalam Organisasi

Kelompok adalah suatu kolektif yang terdiri atas berbagai organisme dimana eksistensi semua anggota sangat penting untuk memuaskan berbagai kebutuhan individu. Artinya, kelompok merupakan suatu alat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan individu. Individu menjadi milik kelompok karena mereka mendapatkan berbagai kepuasan ssebaik mungkin melalui organisasi yang tidak dengan mudah mereka dapatkan melalui cara lainnya (Cartwright & Zander, 1971: 20). 
Kelompok merupakan suatu kumpulan orang yang berinteraksi satu sama lain secara teratur dalam suatu periode tertentu, dan merasakan adanya ketergantungan diantara mereka dalam rangka mencapai satu atau lebih tujuan bersama. - Sumber : http://ichwanmuis.com/?p=1001

Jenis - jenis kelompok :
Kelompok formal adalah sub unit sah dari organisasi yang telah ditetapkan oleh anggaran dasar atau suatu ketetapan management. Jadi kelompok ini sengaja dibentuk untuk memenuhi tugas yang nyata guna mendukung tugas organisasi.
Kelompok non-formal adalah kelompok yang muncul sebagai upaya pemenuhan kebutuhan individu dengan mengembangkan tata hubungan dengan anggota lain dalam organisasi. Kelompok informal hanya dapat terbentuk apabila lokasi fisik anggota-anggotanya, sifat pekerjaan, dan jadwal kerja memungkinkan untuk terbentuknya kelompok. Oleh karena itu kelompok informal muncul dari kombinasi antara faktor-faktor formal dan kebutuhan manusia sebagai anggotanya. Sumber : http://ichwanmuis.com/?p=1001
Fungsi kelompok individual yang didasarkan bahwa setiap individu memiliki beraneka macam kebutuhan, dan kelompok dapat memenuhi kebutuhan yang meliputi pemenuhan kebutuhan persahabatan, dukungan, dan kasih sayang, sebagai sarana untuk mengembangkan, meningkatkan, dan menegaskan rasa identitas dan memelihara harga diri, sebagai sarana untuk menguji kenyataan sosial melalui diskusi dengan orang lain, pengembangan perspektif, dan konsensus bersama yang dapat mengurangi keragu-raguan dalam lingkungan sosial sehingga dapat diambil sebuah keputusan. Sumber : http://ichwanmuis.com/?p=1001

Ciri-ciri utama kelompok
Penelitian mendalam mengenai sifat-sifat dan hasil-hasil interaksi dalam kehidupan  (empat) cirri kelompok yaitu :
  1. Terdapat dorongan (motif) yang sama pada individu-individu yang menyebabkan terjadinya interaksi di antaranya kea rah tujuan yang sama.
  2. terdapat akibat-akibat interaksi yang berlainan terhadap individu-individu yang satu dari yang lain berdasarkan reaksi-reaksi dan kecakapan-kecakapan-kecakapan yang berbeda-beda antara individu yang terlibat di dalamnya. Oleh karea itu, lambat laun mulai terbentuk pembagian tugas serta struktur tugas-tugas tertentu dalam usaha bersama untuk mencapai tujuan yang sama itu. Di sisi lain, terbentuk pula norma-norma yang kkhas Dalam interaksi kelompok kearah tujuannya sehinggga mulai terbentuk kelompok sosial dengan cirri-ciri yang khas.
  3. Pembentukan dan penegasan strukutr (organisasi) kelompok yang jelas dan terdiri atas peranan-peranan dan kedudukan hierarkis yang lambat laun berkembang dengan sendirinya dalam usaha pencapaian tujuan. Terjadi pembatasan yang jelas antara usaha-usaha dan orang yang termasuk ingroup serta usaha-usaha dan orang outgroup.
  4. Terjadinya penegasan dan peneguhan norma-norma pedoman tingkah laku anggota  kelompok yang mengatur interaksi dan kegiatan anggota kelompok dalam merealisasikan tujuan kelompok. Norma-norma dan pedoman tingkah laku ini sebagaiman juga struktur pembagian tugas anggotanya merupakan norma dan struktur yang khas bagi kelompoknya itu 
Sumber : http://ichwanmuis.com/?p=1001

Pengalaman berkelompok: Pernah berorganisasi dalam panitia kegiatan rohani.
Di dalam sebuah organisasi kita diajarkan bagaimana cara untuk bekerja sama dalam sebuah tim dengan baik hingga tujuan dapat tercapai.
Yang terpenting adalah adanya pengertian satu sama lain antar anggota organisasi agar tidak mudah terjadi konflik dalam sebuah perbedaan visi dan misi. 

HAMBATAN-HAMBATAN DALAMORGANISASI
1. Unit-unit dalam organisasi / organisasi lain memiliki penilaian yang berlebihan tentang kehebatan( diri mereka) atau kesombongan dari unit-unit sehingga merasa tidak perluorang lain dan ini harus dihindari.
2. Kekhawatiran/ketakutan dari unit-unit tersebut jika sumberdaya mereka digunakan dan unitlain dengan kata lain rugi jika sumber daya digunakan oleh orang lain.
3. Adanyakonflik di antara unit organisasi. Konflik kepemimpinan / pegawai . Konflikterbukan adalah semua orang tau dan konflik tertutup adalah menghambat oranglain untuk melaksanakan kegiatannya. jika sering terjadi konflik maka koordinasitidak akan tercipta. peran-peran koordinasi rapat kerja, pemantauan bersama,pertukaran informasi, dan saling berkunjung. Koordinasi dalam organisasi harusada agenda yang jelas di tinak lanjuti dengan jadwal dan disepakati bersama. 
SOLUSI PENANGANAN KONFLIK DALAM ORGANISASI
Masih dari tulisan yang saya kutip dari Juanita, SE, M.Kes, berikut adalah solusi dalam penanganan konflik maupun permasalahan dalam organisasi
  •      Introspeksi diri
  •      Mengevaluasi pihak yang terlibat 
Sangat penting bagi kita untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat. Kita dapat mengidentifikasi kepentingan apa saja yang mereka miliki, bagaimana nilai dan sikap mereka atas konflik tersebut dan apa perasaan mereka atas terjadinya konflik. Kesempatan kita untuk sukses dalam menangani konflik semakin besar jika kita meliha konflik yang terjadi dari semua sudut pandang.
  •      Identifikasi sumber masalah
Sumber konflik sebaiknya dapat teridentifikasi sehingga sasaran penanganannya lebih terarah kepada sebab konflik.
     Mengetahui pilihan penyelesaian atau penanganan konflik yang ada dan memilih yang tepat.
 Cara pemecahan masalah itu sendiri tergantung seberapa kreatifkah kita menyikapi masalah, dan bagaimana mengambil cara yang terbaik dalam memecahkan suatu masalah. Sayangnya, pilihan pertama yang mereka ambil seringkali bukanlah solusi terbaik.  Secara tipikal, dalam pemecahan masalah, kebanyakan orang menerapkan solusi yang kurang dapat diterima atau kurang memuaskan, dibanding solusi yang optimal atau yang ideal (Whetten & Cameron, 2002). Pemecahan masalah yang tidak optimal ini, bukan tidak mungkin dapat memunculkan masalah baru yang lebih rumit dibandingkan dengan masalah awal.
Sumber : http://imamfahruzisulistyono.blogspot.com/2011/10/permasalahan-dan-solusi-dalam.html 


Kamis, 03 Mei 2012

Teori Pengambilan Keputusan

Definsi dari keputusan adalah hasil pemecahan masalah, selain itu juga harus didasari atas logika dan pertimbangan, penetapan alternatif terbaik, serta harus mendekati tujuan yang telah ditetapkan.
Diartikan Secara umum pengertian teori pengembilan keputusan adalah, teknik pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Selain itu terdapat definisi pengambilan keputusan dari beberapa tokoh , antara lain :

1.Menurut Kozielecki (1981) sudah banyak teori-teori yang berupaya menjelaskan model pengambilan keputusan di dalam individu ataupun kelompok. Ada dua tipe teori dalam pengambilan keputusan, yaitu preseptif dan deskriptif. Kedua teori ini menitikberatkan pada bagaimana
a. pilihan rasional dapat tercipta,
b. menetapkan keseimbangan antara apa yang diperlukan dan apa yang mungkin digapai,
c. mencari solusi yang optimal dalam mengambil keputusan
2.Greeberg dan Baron ( 2000), mendefinisikan pengambilan keputusan sebagai proses membuat pilihan diantara beberapa pilhan. Juga Sweeney dan Mc Farlin (2002), mendefinisikan pengambilan keputusan sebagai proses dalam mengevaluasi satu atau lebih pilihan dengan tujuan untuk meraih hasil terbaik yang diharapakan. Sedangkan Kinicki dan kreitner (2003) mendefinisikan pengambilan keputusan sebagai proses mengidentifikasi dan memilih solusi yang mengarah pada hasil yang diinginkan.

Keputusan Terprogram

Melibatkan permasalahan rutin yang muncul secara teratur dan dapat ditujukan melalui tanggapan standard Masalah yang bersifat pengulangan dan rutin dapat diselesaikan dengan pengambilan keputusan jenis ini. Tantangan yang besar bagi seorang analis adalah mengetahui jenis-jenis keputusan ini dan memberikan atau menyediakan metode-metode untuk melaksanakan pengambilan keputusan yang terprogram di mana saja. Agar pengambilan keputusan harus didefinisikan dan dinyatakan secara jelas.Dalam kebanyakan organisasi terdapat kesempatan-kesempatan untuk melaksanakan pengambilan keputusan terprogram karena banyak keputusan diambil sesuai dengan prosedur pelaksanaan standar yang sifatnya rutin. Akibat pelaksanaan pengambilan keputusan yang terprogram ini adalah membebaskan manajemen untuk tugas-tugas yang lebih penting.

Keputusan Tidak Terprogram

Menunjukkan proses yang berhubungan dengan masalah – masalah yang tidak jelas. Dengan kata lain, pengambilan keputusan jenis ini meliputi proses- proses pengambilan keputusan untuk menjawab masalah-masalah yang kurang dapat didefinisikan. Masalah-masalah ini umumnya bersifat kompleks, hanya sedikit parameter – parameter yang diketahui dan kebanyakan parameter yang diketahui bersifat probabilistik. Untuk menjawab masalah ini diperlukan seluruh bakat dan keahlian dari pengambilan keputusan, ditambah dengan bantuan sistem informasi.Pengambilan keputusan jenis ini meliputi proses- proses pengambilan keputusan untuk menjawab masalah-masalah yang kurang dapat didefinisikan. Masalah-masalah ini umumnya bersifat kompleks, hanya sedikit parameter’parameter yang diketahui dan kebanyakan parameter yang diketahui bersifat probabilistik.

Sumber : http://maylanilestari.blogspot.com/2012/04/teori-pengambilan-keputusan.html
              http://safitri.blog.esaunggul.ac.id/2012/04/30/pengambilan-keputusan/
              http://aditiodoank.wordpress.com/2012/04/29/teori-pengambilan-keputusan/


Kamis, 29 Maret 2012

Kekuasaan dan Wewenang

Pengertian Kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan untuk memberikan pengaruh pada orang lain artinya suatu kemampuan untuk mengubah sikap atau tingkah laku individu atau kelompok. Di suatu organisasi. Manajer menggunakan kekuasaan kemudian ia akan memberikan pengaruh kepada karyawan dibawahnya. Akan tetapi para manajer juga harus menyadari bahwa kekuasaan bukan hanya dimiliki oleh mereka melainkan di tingkat bawah para anggota organisasi juga mempunyai kekuasaan informal yang cukup besar yang didasari oleh pengetahuan, keterampilan atau sumber daya yang mereka miliki. Seorang manajer tidak hanya menerima dan memahami kekuasaan sebagai suatu bagian integral pekerjaannya tetapi juga harus memahami bagaimana menggunakan kekuasaan tersebut, bukan menyalah gunakannya.

Sumber kekuasaan menurut John Brench dan Bertram Raven:

  1. Kekuasaan menghargai (reward power)
    Kekuasan yang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruh untuk memberi penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintahnya (berupa bonus, perkembangan karir sampai senioritas atau persahabatan). Misalnya adalah kekuasaan seorang supervisor untuk memberi tugas kepada karyawannya.
  2. Kekuasaan memaksa (coercive power)
    Kekuasaan berdasarkan kemampuan orang untuk menghukum orang yang di pengaruhi jika tidak mau mengikuti perintah atau persyaratan (teguran sampai hukuman).
  3. Kekuasaan sah (legimate power)
    Kekuasaan formal yang diperoleh berdasar hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai batas tertentu. Kekuasan sah terbentuk dari nilai-nilai intern karena seseorang tersebut telah diangkat menjadi pemimpinnya. Misalnya hak seorang manajer untuk menetapkan jadwal kerja.
  4. Kekuasaan keahlian (expert power)
    Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian relevan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang dipengaruhi(presional atau tenaga ahli). Misalnya kita melakukan apa yg diperintah oleh dokter kita, kita mengakui akan kekuasaan keahlian mereka.

    5.Kekuasaan rujukan (referent power)
    Kekuasaan berdasarkan pada keinginan dari orang yang dipengaruhi untuk menjadi seperti atau menyamakan dirinya dengan pemberi pengaruh. (karisma, keberanian, simpatik). Misalnya manajer yang populer dan teliti akan mempunyai kekuasaan rujukan bila karyawan termotivasi untuk meniru kebiasaannya.

Definisi Wewenang
Wewenang merupakan hak untuk memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tujuan dapat tercapai. Memberi wewenang termasuk memberikan kebebasan dan tanggung jawab kepada karyawan untuk melakukan pekerjaannya menurut cara terbaik menurutnya,tanpa harus meminta petunjuk orang yang mempunyai wewenang lebih tinggi.


Sumber wewenang
  1. Wewenang formal (pandangan klasik / classical view).
    Wewenang pemberian atau pelimpahan dari suatu tingkat yang tinggi ke tingkat yang lebih rendah.
  2. Wewenang penerimaan (acceptance theory of authority).
    Sudut pandang wewenang adalah penerima perintah, bukan pemberi perintah. Pandangan ini berarti bahwa tidak semua perintah dipatuhi oleh penerima perintah. Penerima perintah akan menentukan apakah akan menerima perintah atau tidak.

    Wewenang Lini, Staff, dan Fungsional.
          Wewenang Lini
    Dimiliki oleh manajer lini yang mengambil keputusan untuk mencapai tujuan secara langsung.
             Wewenang Staff
    Dilakukan oleh orang atau kelompok orang yang memberikan jasa atau nasehat kepada manajer lini.
    Delegasi Wewenang
    Delegasi dapat diartikan sebagai pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal dari atasan kepada orang lain untuk melaksanakan tugas tertentu.
    Keuntungan dan Halangan Delegasi Wewenang manajer enggan mendelegasikan wewenang, karena:
             Tidak yakin akan kemampuan bawahan
             Merasa mampu mengerjakan sendiri
             Tidak efisien untuk mengajari bawahannya melakukan tugas takut wewenangnya akan berkurang